Memorial Love

Watching the stars till they are gone
Like an actor all alone
Who never knew the story he was in
Who never knew the story ends
Like the sky reflecting my heart
All the colors become visible
When the morning begins
I will read last line
Read the rest of this entry »

Mangkuk yang Cantik, Madu dan Sehelai Rambut

Mangkuk yang Cantik, Madu dan Sehelai Rambut

 

Rasulullah SAW, dengan sahabat-sahabatnya Abakar  RA,  Umar RA, Utsman RA, dan ‘Ali RA, bertamu ke rumah Ali RA  Di rumah Ali RA istrinya Fathimah RA putri Rasulullah  SAW menghidangkan untuk mereka madu yang diletakkan di dalam sebuah  mangkuk yang cantik, dan ketika semangkuk madu  itu dihidangkan sehelai rambut terikut di dalam mangkuk itu. Baginda Rasulullah SAW kemudian meminta kesemua sahabatnya untuk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga benda tersebut.

   
Abubakar RA berkata, “Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini,  orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman itu lebih susah dari meniti sehelai rambut”.

   
Umar RA berkata, “Kerajaan itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja itu lebih manis dari madu, dan memerintah dengan adil itu lebihsulit dari meniti sehelai rambut”. Read the rest of this entry »

Soul’s Bread: SI TUKANG KAYU DAN RUMAHNYA

Soul’s Bread: SI TUKANG KAYU DAN RUMAHNYA

Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate.
Ia menyampaikan keinginannya tersebut pada pemilik perusahaan.
Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya,
tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah.
Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.
Read the rest of this entry »

Si Bangkrut Salah Hitung

Si Bangkrut Salah Hitung

Mungkin anda termasuk orang yang merasa memiliki tabungan pahala sholat,zakat,sedekah,haji dan amal baik lainnya???Jangan berbangga dan jangan hanya menghitung.Betapa banyak orang yang merasa membawa banyak kebaikan tapi ternyata dia bangkrut di akhiratnya. Nabi SAW bertanya kepada para shahabat,”Tahukah kalian,siapakah orang yang bangkrut diantara umatku ini??” Mereka menjawab,”Orang yang bangkrut dikalangan kita adalah yang tidak memiliki dirham maupun kekayaan.” Nabi SAW bersabda,”Sesungguhnya orang yang bangkrut dikalangan umatku adalah mereka yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala sholat,zakat dan shiyam.Akan teatapi dia juga menuduh si fulan,memakan harta si fulan,menumpahkan darah si fulan dan memukul si fulan.Maka masing-masing kebaikan dibayarkan (untuk melunasi kedzholimannya).Jika kebaikannya teah habis sementara kdzholimannya belum seluruhnya terbayar maka dosa orang yang terdzholimi akan ditimpakan kepadanya,lalu dia dicampakkan ke dalam neraka.” (H.R.Muslim dari Abu Huroiroh RA) Read the rest of this entry »

Bahaya Zina

Bahaya Zina

Shahabat Ibnu Mas’ud RA pernah berkata,”Tidaklah tampak riba dan zina disatu tempat kecuali Allah akan mengizinkan kehancuran tempat itu.”Perzinaan adalah satu diantara tiga dosa terbesar setelah syirik dan pembunuhan.Ia adalah dosa yang bias merusak keharmonisan tatanan alam.Karena didalamnya ada perusakan nasab,penghancuran kehormatan harga diri,penyeretan perempuan pada perbuatan nista,munculnya berbagai kedzholiman,kebencian dan permusuhan,hingga melahirkan pembunuhan.Menurut Imam Ahmad,tidak ada yang lebih besar kerusakannya setelah pembunuhan selain perzinaan.Allah ‘Azza wa Jalla telah melarang hamba-Nya mendekati zina,melalui firman-Nya:”Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji,dan seburuk-buruk jalan.” (Al-Isro’ 32)
Sedang yang bagi telah berzina,Allah menjatuhkan sanksi berupa hokum bunuh dengan cara yang paling hina,dirajam.Kalau pelakunya belum menikah,Allah mengganjarnya dengan gabungan dua hukuman;bagi fisiknya dengan dicambuk seratus kali,sedang bagi hatinya dengan pengasingan dari tempat tinggalnya selama satu tahun.Allah masih menambahinya dengan larangan mengasihani para pelaku zina dan hendaklah pelaksanaan hukuman itu disaksikan oleh sekelompok orang beriman.
Hari-hari ini,kajian tentang bahaya zina inilah yang sedang dikaji oleh Pak Nardi.Lengkap dengan kisah yang diriwayatkan Imam Bukhori dalam shohihnya tentang ‘Amru bin Maimun Al-Awadi RA yang berkata,”Semasa jahiliyah,saya pernah melihat seekor kera jantan yang berzina dengan seekor kera betina.Maka kera-kera yang lain mengepung keduanya,kemudian merajam keduanya hingga mati.”Pak Nardi tercekam.
Dia tersadarkan akan seriusnya masalah zina ini.Apalagi beberapa waktu yang lalu dia baru saja membaca laporan penelitian Iip Wijayanto terhadap 1660 mahasiswi 16 perguruan tinggi di Jogjakarta.Data itu menyajikan fakta mengerikan mengenai perilaku perzinaan dikalangan mahasiswa.
Bayangkan; 97,05% dari para mahasiswi itu telah kehlangan keperawanannya selama kuliah.25% diantaranya malah melakukan perzinaan dengan lebih dari satu partner.Pak Nardi teringat seorang gadis manis tetangganya yang berjilbab,namun terpaksa menikah karena terlanjur hamil.Tetangga yang lain malah bingung memilih ‘bapak’ bagi si anak yang dikandungnya,karena semua laki-laki yang pernah tidur bersamanya tak ada yang mau bertanggung jawab.
Semula Pak Nardi menanggapinya dengan enteng,toh jaman memang sudah berubah.Namun sejak mengikuti kajian itu,dia mulai dilanda kecemasan.Teringat akan perkataan Imam Ibnul Qoyyim,”Sunnah Allah telah berlalu ditangan makhluq-Nya,bahwa Dia akan murka saat zina sudah merajalela.Saat kemurkaannnya bertambah,maka Dia akan menampakkannya di bumi dengan bencana.”
Tahun ini,Risa putrinya memasuki bangku kuliah.Meski bangga karena putrinya diterima di Fakultas Kedokteran Universitas terkemuka,tetap daja terbesit kekhawatiran akan pergaulannya nanti.Dia ngeri membayangkan jika Risa nantinya larut dalam pergaulan yang salah.Jika demikian yang terjadi,bukankah status mahasiswi tidak lagi menjadi pertanda kecerdasan seseorang?? Masih jauh lebih cerdas dan mulia dari penggembala kambing ang tidak mau menjual kambing majikannya kepada Umar bin Khoththob RA degan jawaban diplomatis,”Lalu dimana Allah??” Tapi apakah dia harus melarang putrinya yang berotak encer itu kuliah??
Perang batin itulah yang membuatnya memanggil putrinya untuk berdialog.Dia ingin menumpahkan unek-unek yang merisaukan hatinya.Dia ingin mendapat jaminan bahwa putrinya bias menjaga diri dan tetap istiqomah mewujudkan cita-citanya.Seorang dokter perempuan yang handal yang berguna bagi manusia sekitarnya.
Dan pagi itu,seolah mengeti apa yang dipikirkan ayahnya,Risa berkata,”Abah ndak usah khawatir.Ananda aktif mengikuti kajian Islam untuk memantapkan iman.Juga memilih pesantren mahasiswa sebagai tempat kost.Kalaulah ananda lemah,Insya Allah ad teman-teman ananda yang bias menjaga dan mengingatkan.Abah doakan ananda ya?!”
Mata bening itu memantulkan keharuan.Garis-garis wajah itu melukiskan kebanggaan yang dalam.Seucap syukur lepas dari mulutnya yang tersenyum,”Alhamdulillah ya Allah,Engkau beri hamba seorang anak sholihah.Bimbinglah dia agar tetap istiqomah di jalan-Mu.”
Namun bayangan manusia yang gagal belajara dari kera tetap berloncatan dikepalanya.Kalau tidak segera berbuat,kita sebenarnya sedang menunggu adzab,desisnya perlahan.

Kisah Wanita yang Bersembunyi Dalam Penampilan

Bersembunyi Dalam Penampilan

Pakaian bukanlah sebagai sekedar pelindung raga dari panas dan dingin,terpaan angin dan sengatan matahari.Ia bukan pula sekedar alat berhias,menonjolkan daya tarik fisik agar memikat siapapun yang memandang.Kekuatan kepribadian dan nilai diri,sesungguhnya seringkali biasa terlihat dari cara seseorang berpakaian.

Read the rest of this entry »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.