Si Bangkrut Salah Hitung

Si Bangkrut Salah Hitung

Mungkin anda termasuk orang yang merasa memiliki tabungan pahala sholat,zakat,sedekah,haji dan amal baik lainnya???Jangan berbangga dan jangan hanya menghitung.Betapa banyak orang yang merasa membawa banyak kebaikan tapi ternyata dia bangkrut di akhiratnya. Nabi SAW bertanya kepada para shahabat,”Tahukah kalian,siapakah orang yang bangkrut diantara umatku ini??” Mereka menjawab,”Orang yang bangkrut dikalangan kita adalah yang tidak memiliki dirham maupun kekayaan.” Nabi SAW bersabda,”Sesungguhnya orang yang bangkrut dikalangan umatku adalah mereka yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala sholat,zakat dan shiyam.Akan teatapi dia juga menuduh si fulan,memakan harta si fulan,menumpahkan darah si fulan dan memukul si fulan.Maka masing-masing kebaikan dibayarkan (untuk melunasi kedzholimannya).Jika kebaikannya teah habis sementara kdzholimannya belum seluruhnya terbayar maka dosa orang yang terdzholimi akan ditimpakan kepadanya,lalu dia dicampakkan ke dalam neraka.” (H.R.Muslim dari Abu Huroiroh RA) Muhasabah,menghitung kekurangan dan dosa menghantarkan kita untuk berbuat baik,waspada dari segala bentuk dosa dan segala tipu daya kenikmatan dunia.Agar kita tidak termasuk ke dalam golongan yang disebutkan oleh Nabi SAW: “Sesungguhnya pada hari kiamat nanti akan didatangkan seorang yang bertubuh besar dan gemuk,tetapi timbangan kebaikannya tidak mencapai berat sebelah sayap nyamuk.” Beliau bersabda:”Bacalah jika ingin               Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. (Al-Kahfi : 105) Kita berharap agar timbangan kebaikan kita mengungguli beratnya gunung,seperti yang digambarkan Nabi SAW pula:”Dan akan didatangkan pula seseorang pada hari kiamat yang bertubuh kurus kering,lemah dan kecil kedua betisnya,namun timbangannya menyamai gunung.” (H.R. Ahmad) Ya seperti yang diraih oleh shahabat agung, Abdullah bin Mas’ud RA ketika para shahabat mentertawakan kedua betisnya yang kecil,maka Nabi SAW bersabda:”Apa yang kalian tertawakan,demi jiwaku yang berada ditangan-Nya,sungguh kedua betisnya lebih berat timbangannya (disisi Allah) daripada gunung Uhud.” (H.R.Ahmad)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: