Daun Encok

Daun Encok
(Plumbago zeylanica )

Suku             : Plumbaginaceae
Nama Derah : ceraka (Sumatera),daun encok,ki encok (Sunda),poksor (Jawa),kareka  (Madura),bama (Bali),oporie (Timor)

Daun encok tumbuh liar di lading,di tepi saluran air,ditanam di pekarangan sebagai pagar hidup.Perbanyakan dangan biji atau stek.

Sifat dan Khasiat
Daun encok rasanya pahit,tonik dan beracun.Berkhasiat untuk menghilangkan bengkak dan menghilangkan nyeri (analgesik).Akarnya berkhasiat untuk mengatas rematik sendi,memar,keseleo,nyeri lambung,kurap dan kanker darah.

Cara Pemakaian
Untuk obat yang diminum,rebus akar (10-15 gr) selama lebih dari 4 jam.
Untuk pemakaian luar,remas daun letakkan pada bagian yang sakit,misalnya rematik,sakit pinggang,memar,kurap,kusta,skabis,sakit kepala atau letakkan pada perut bagian bawah jika kencing kurang lancar.Jangan gunakan daun ini lebih dari ½ jam untuk menghindari lepuh.

Contoh Pemakaian
·    Kencing kurang lancar
Ambil daun encok secukupnya,tambahkan adas,lalu giling halus.Gosokkan rauan itu pada bagian perut bawah,tepat diposisi kandung kencing.Cukup ½ jam jangan lebih agar tidak lepuh.
·    Rematik
Siapkan segenggam daun segar,cuci,lalu tumbuk halus.Tambahkan air hangat seperlunya sampai adonan seperti bubur.Gunakan untuk melumas dan menggosok bagian tubuh yang sakit.Lakukan 2 kali sehari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: